Persiapan Cuti Kerja sebelum Menunaikan Ibadah Umroh

Persiapan Cuti Kerja sebelum Menunaikan Ibadah Umroh – Rutinitas pekerjaan yang ekstra padat tak boleh menghalangi niat menunaikan ibadah umroh. Apalagi bila Anda sudah memiliki budget yang cukup untuk umroh. Saat ini, biaya umroh menggunakan agen perjalanan memang semakin kompetitif. Anda bisa memilih agen perjalanan terpercaya yang menawarkan pelayanan umroh berkualitas dengan harga terjangkau.

Setelah melakukan perbandingan biaya umroh, Anda pasti lebih cermat menentukan pilihan terbaik. Selanjutnya, giliran urusan cuti kerja yang wajib menjadi perhatian Anda. Lakukanlah beberapa persiapan cuti kerja berikut ini demi mendukung kelancaran ibadah umroh:

Menyisihkan Jatah Cuti sejak Lama

Bila Anda sering mengajukan cuti dalam setahun, kemungkinan besar cuti umroh Anda sulit dikabulkan. Terutama kalau perusahaan sedang berada dalam masa-masa sibuk. Untuk menyiasati hal ini, sebaiknya Anda menyisihkan jatah cuti sejak lama. Jangan memanfaatkan jatah cuti untuk hal-hal yang kurang penting. Dengan demikian, Anda masih memiliki jatah cuti penuh yang bisa dimanfaatkan sekaligus untuk kepentingan ibadah umroh.

Mengajukan Izin Cuti sejak Jauh Hari

Ketika Anda sudah menyiapkan rencana ibadah umroh sejak beberapa bulan sebelum keberangkatan, Anda juga harus mulai mengajukan izin cuti. Apalagi bila perusahaan tempat Anda bekerja menetapkan aturan ketat yang berkaitan dengan cuti. Jangan sampai rencana umroh terancam batal hanya karena Anda terlambat mengajukan izin cuti. Bila perlu, Anda bisa melakukan negosiasi dengan rekan kerja yang berniat mengambil cuti pada waktu yang sama.

Memanfaatkan Jatah Cuti Akhir Tahun

Semua karyawan memiliki hak jatah cuti akhir tahun yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Kalau Anda menyiapkan rencana umroh di akhir tahun, berarti Anda bisa memanfaatkan jatah cuti tersebut. Hal ini sangat menguntungkan sebab biasanya urusan pekerjaan menjadi lebih senggang di akhir tahun karena memasuki waktu tutup buku perusahaan.

Mengingatkan Rekan-Rekan Kerja dan Atasan

Beberapa hari sebelum keberangkatan Anda, jangan lalai mengingatkan rekan-rekan kerja dan atasan bahwa Anda akan cuti dalam waktu cukup lama. Hal ini sangat penting agar rekan kerja dan atasan dapat mengurus pekerjaan secara lancar saat Anda sedang cuti. Rekan-rekan kerja Anda pun dapat meminta dokumen atau informasi penting beberapa saat sebelum Anda mulai cuti.

Membahas Back Up Plan di Kantor

Back up plan merupakan hal penting yang tak boleh luput dari perhatian bila Anda akan cuti. Rencana cuti umroh dalam waktu cukup lama mungkin saja dapat mempengaruhi urusan kantor secara keseluruhan. Terutama Anda adalah karyawan yang menangani bidang penting tertentu.

Jadi, sebaiknya Anda menyiapkan waktu untuk membahas back up plan bersama rekan-rekan kerja. Mulailah menentukan strategi yang akan dilakukan saat Anda tidak berada di kantor. Langkah antisipasi ini akan memuluskan proses kerja tim. Nanti, Anda pun tak akan kesulitan menyesuaikan diri dengan pekerjaan pasca cuti kalau back up plan dijalankan dengan benar.           

Menyiapkan Sejumlah Dokumen yang Dibutuhkan

Selama Anda tak berada di tempat kerja, kemungkinan besar rekan-rekan kerja sulit mengakses dokumen pekerjaan yang biasanya Anda tangani. Untuk mengantisipasi masalah ini, sebaiknya Anda menyiapkan sejumlah dokumen yang sekiranya akan dibutuhkan selama Anda beribadah umroh. Risiko hambatan pekerjaan pun dapat diminimalkan kalau rekan-rekan kerja Anda sudah memperoleh dokumen penting yang dibutuhkan.

Memberitahu Klien-Klien Penting

Persiapan cuti kerja sebelum ibadah umroh juga erat kaitannya dengan klien-klien penting. Sebaiknya Anda memberitahukan para klien bahwa Anda akan cuti dalam waktu cukup lama. Sehingga klien-klien tersebut berhenti sejenak mencari Anda untuk urusan pekerjaan. Jika memungkinkan, Anda juga bisa memberikan kontak rekan kerja kepada klien bisnis. Sehingga urusan pekerjaan bisa tetap berlangsung lancar tanpa mengganggu cuti Anda.

Merapikan Meja Kerja di Hari Terakhir sebelum Cuti

Pada hari terakhir kerja sebelum cuti, alangkah lebih baik bila Anda menyempatkan waktu untuk merapikan meja kerja. Jangan menyisakan sampah apa pun di atas meja. Simpanlah dokumen-dokumen penting di tempat yang aman. Anda juga patut mengunci tempat penyimpanan pribadi Anda di meja atau ruang kerja. Sehingga barang-barang Anda tetap berada di tempatnya saat Anda kembali bekerja nanti.

Tetap Mudah Dihubungi saat Berada di Tanah Suci

Aktivitas umroh tak harus membuat komunikasi Anda dengan atasan dan rekan-rekan kerja jadi terputus. Jadi, usahakan untuk menyiapkan SIM card khusus yang berkualitas demi mendukung kelancaran komunikasi Anda. Konektivitas internet yang memadai membuat Anda tak kesulitan berkomunikasi atau mengirim dokumen penting kepada rekan kerja atau atasan.

Menyisihkan Jeda Waktu Lebih pasca Pulang Umroh

Sebaiknya Anda tidak langsung masuk kerja setelah pulang ibadah umroh. Sejak awal, Anda bisa menyiapkan tambahan jeda waktu kurang lebih dua hari pasca kepulangan. Jeda waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk beristirahat di rumah dan membereskan barang bawaan sebelum kembali bekerja. Sehingga Anda juga punya waktu yang cukup untuk kembali mempelajari urusan pekerjaan sebelum kembali aktif di kantor.

Jika urusan biaya umroh tak jadi masalah besar bagi Anda, seharusnya demikian pula dengan pengajuan cuti di kantor. Manfaatkan jatah cuti secara bijak supaya nanti Anda leluasa mengajukan cuti dalam waktu lama untuk melaksanakan ibadah umroh.

Untuk informasi lengkap mengenai biaya umroh, dapat mengunjungi situs https://www.cekaja.com/info/berniat-umroh-cari-tahu-biaya-dan-tips-mengumpulkan-uangnya/