Neymar dan Cavani Duet Harmonis yang Tak Berlangsung BERITA KORAN

Berita terbaru hari ini mengabarkan tentang Neymar dan Cavani Duet Harmonis yang Tak Berlangsung.


Metrotvnews.com, Jakarta: Awal Agustus, nama klub raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain sangat ramai dibicarakan media-media olahraga. Hal itu bisa terjadi karena keberhasilan Les Parisiens mendatangkan bintang Barcelona, Neymar.

Tak tanggung-tanggung, Neymar didatangkan PSG dengan nilai transfer sebesar 222 juta euro (sekitar Rp3,5 triliun). Angka sebesar itu membuat penyerang asal Brasil tersebut menjadi pemain termahal dunia.



PSG mendadak menjadi tim menakutkan usai kedatangan Neymar. Kehadiran penyerang asal Brasil itu bahkan diyakini akan menciptakan duet mengerikan bersama Edinson Cavani di PSG.

BacaGol Tunggal Pacheco Menangkan Persija

Neymar seolah ingin membuktikan penilaian itu benar. Hal itu dibuktikannya saat melakoni debut bersama PSG dalam laga melawan En Avant Guingamp pada 14 Agustus.

Pada laga tersebut, Neymar dan Cavani berhasil menyumbang satu gol sekaligus membantu PSG menang dengan skor 3-0. Uniknya, dua dari tiga gol pada laga tersebut merupakan hasil kerja sama kedua pemain itu.


Momen saat Neymar merayakan gol debutnya bersama Edinson Cavani saat menghadapi Guingamp (Foto: AFP/ RED TANNEAU)

Saat itu, Cavani sukses mencetak gol pada menit ke-62 setelah mendapat umpan dari Neymar. Sebaliknya, saat Neymar mampu membobol gawang Guingamp berkat menerima operan dari Cavani pada menit ke-82.

Keduanya terus menunjukkan kontribusi apik untuk PSG di beberapa laga selanjutnya. Bahkan, duet mereka kini sudah menghasilkan 13 gol untuk PSG di seluruh kompetisi. Tiga gol terakhir di antaranya dihasilkan saat PSG menang atas Celtic dengan skor 5-0 pada laga perdana Liga Champions 2017–2018.

Hubungan Retak

Namun, hubungan harmonis keduanya tidak berlangsung lama. Belum genap dua bulan hubungan berlangsung, keharmonisan Cavani dan Neymar mulai retak dan mulai memperlihatkan keegoisan yang tinggi.

Keretakan Cavani dan Neymar mulai terlihat saat PSG menghadapi Olympique Lyonnais pada pekan keenam Ligue 1 Prancis. Pada laga tersebut, Cavani dan Neymar saling berebut penalti dan tendangan bebas.

BacaHerrera: De Gea Ingin Jadi Legenda MU

Ketegangan di antara keduanya mulai terlihat pada menit ke-48. Ketika itu, Cavani ingin mengambil tendangan bebas, namun tidak diizinkan oleh Dani Alves. Bola justru diberikan Alves kepada Neymar.  

Kejadian itu tampaknya membuat Cavani kesal. Seolah ingin membalas dendam, pemain asal Uruguay tersebut mencoba untuk mengadang Neymar untuk melakukan eksekusi penalti pada menit ke-80. 


Momen saat Neymar berebut eksekusi penalti dengan Edinson Cavani (Foto: AFP PHOTO/CHRISTOPHE SIMON)

Sayangnya, eksekusi yang dilakukan Cavani tidak membuahkan gol. Beruntung, PSG masih bisa meraih kemenangan atas Lyon dengan skor 2-0 pada laga tersebut.

Tak sampai di situ. Hubungan keduanya diisukan semakin memanas saat ini. Menurut laporan sejumlah media Prancis, Neymar sudah tidak mengikuti akun instagram dan twitter milik Cavani.

Hilangkan Egoisme Demi Kekompakan Tim

Entah bagaimana kondisi selanjutnya tentang hubungan Cavani dan Neymar setelah kejadian tersebut. Namun, satu hal yang pasti, keduanya harus bisa menyelesaikan permasalahan itu agar bisa menciptakan suasana kondusif di PSG.

Hal itu setidaknya yang diinginkan pelatih PSG Unai Emery. Agar tidak terulang permasalahan itu, pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan dirinya akan menentukan siapa yang akan mengambil penalti.

Baca: Bonucci Pindah ke Milan Bukan karena Allegri

“Hukuman penalti harus bisa dilakukan hanya beberapa pemain. Satu untuk Cavani dan satu untuk Neymar. Butuh seseorang gentleman yang bisa membuat persetujuan dalam penentuan penalti,” ujar Emery.

“Setelah itu, kami akan mengatur secara internal dalam penentuan tendangan penalti. Saya pikir keduanya bisa mencetak gol. Saya ingin keduanya bergantian dalam latihan nanti. Jika tidak ada kesepakatan, saya yang akan menentukan. Saya tidak ingin hal itu menjadi masalah internal tim kami,” lanjutnya.

Contoh Sosok Lionel Messi

Kekecewaan lantas diperlihatkan Neymar ketika melihat perlakuan Cavani yang mengadangnya untuk penalti. Wajar saja karena hal itu tidak didapatnya saat ia berada di Barcelona.

Selama berseragam Barcelona, Neymar sering diberi kesempatan mengambil penalti oleh Lionel Messi. Salah satunya terjadi saat Barcelona menghadapi Villarreal pada Februari 2015.

Awalnya, Messi dilanggar salah satu pemain Villarreal dalam kotak penalti. Kemudian, Barcelona mendapat kesempatan penalti dari wasit. 

Namun, Messi ketika itu malah meminta Neymar mengeksekusi penalti. Neymar yang tak ingin membuang kesempatan itu, sukses menuntaskan tugasnya dengan baik.

BacaFerdinand Banting Setir Jadi Petinju, Ini Reaksi Mantan Rekan Setimnya di MU

Momen itu kembali dirasakan Neymar ketika Barcelona menghadapi Cordoba pada 2 Mei 2015. Ketika itu, penyerang asal Brasil tersebut kembali diberi kesempatan Messi untuk mengambil eksekusi penalti.

Keputusan Messi memberi kesempatan kepada Neymar terasa mencengangkan. Sebab, ia sedang dalam perlombaan menjadi top skorer di La Liga. Saat itu, ia mengoleksi 40 gol dan baru unggul satu gol dari pesaingnya, Cristiano Ronaldo.

Apa yang dilakukan Messi mungkin terlihat merugikan dan membuatnya kehilangan kesempatan untuk menambah gol. Namun, setidaknya sikap Messi terhadap Neymar membuat suasana di ruang ganti Barcelona terlihat kondusif. 

Bahkan, menumbuhkan rasa kepercayaan di antara keduanya di atas lapangan. Tak jarang keduanya saling berbagi gol dan umpan di seluruh pertandingan Barcelona. 

Hebatnya, kekompakan kedua pemain itu membuat Barcelona berhasil meraih banyak gelar. Total, mereka sukses membantu El Barca meraih delapan gelar, di antaranya dua gelar La Liga Spanyol, tiga gelar Copa Del Rey, satu gelar Piala Super Spanyol, satu gelar Liga Champions, dan satu gelar Piala Dunia Antarklub.

Video: Setelah Kalahkan Timor Leste, Ini Jadwal Timnas U-16

 

(ACF)

Berita terbaru ini dikutip dari situs berita tentang Neymar dan Cavani Duet Harmonis yang Tak Berlangsung.